BeritaSportLain

Marc Marquez Kuasai MotoGP Aragon 2026, Sempurna di Sprint dan Balapan Utama

Marc Marquez kembali menunjukkan alasan mengapa MotorLand Aragon menjadi salah satu sirkuit yang sangat bersahabat baginya. Pembalap Ducati Lenovo tersebut sukses menyapu bersih seluruh kemenangan pada akhir pekan MotoGP Aragon 2026 setelah lebih dulu menjuarai sprint race pada Sabtu dan kembali menjadi yang tercepat dalam balapan utama, Minggu, 30 Agustus 2026.

Kemenangan di balapan utama terasa semakin penting karena Marquez harus melewati persaingan ketat pada awal lomba. Ia sempat kehilangan posisi setelah start, tetapi perlahan menemukan ritme terbaik hingga akhirnya mengambil alih posisi pertama pada lap keenam.

Marquez kemudian mampu mempertahankan keunggulan sampai bendera finis dikibarkan. Ia mencatat waktu 41 menit 10,969 detik dan unggul 1,754 detik atas Pedro Acosta yang finis kedua. Marco Bezzecchi melengkapi podium di posisi ketiga dengan selisih 3,629 detik.

Start Tidak Mudah bagi Marquez

Marquez mengawali balapan dari posisi kedua, tepat di belakang Marco Bezzecchi yang meraih pole position. Saat lampu start padam, pembalap Ducati itu langsung mencoba mengambil posisi terdepan.

Namun, Bezzecchi mampu merespons dan mempertahankan keunggulannya. Situasi kemudian menjadi lebih sulit bagi Marquez ketika Jorge Martin berhasil melewatinya.

Marquez sempat turun ke posisi ketiga. Akan tetapi, juara dunia bertahan tersebut tidak membutuhkan waktu lama untuk kembali menyerang.

Pada fase awal lomba, persaingan di grup terdepan berlangsung cukup rapat. Marquez kembali merebut posisi dari Martin, sementara Pedro Acosta mulai menunjukkan kecepatannya dan ikut masuk dalam perebutan posisi podium.

Alex Marquez juga tampil kompetitif. Hasilnya, Martin yang berangkat dari posisi kelima harus kehilangan beberapa posisi di awal balapan.

Duel Marquez dan Bezzecchi Jadi Penentu

Pertarungan paling menarik terjadi ketika balapan memasuki lap keenam. Marquez kembali mendekati Bezzecchi dan melihat peluang untuk merebut posisi pertama.

Pembalap Spanyol tersebut kemudian melancarkan serangan di sektor Tikungan 15. Bezzecchi mencoba mempertahankan posisinya, tetapi Marquez mampu mengambil alih pimpinan lomba.

Duel keduanya bahkan berlanjut di lintasan lurus. Marquez dan Bezzecchi melaju berdampingan dalam kecepatan tinggi sebelum akhirnya Marquez berhasil bertahan di depan saat memasuki zona pengereman.

Menariknya, pertarungan tersebut juga memberikan keuntungan bagi Acosta. Ketika Marquez dan Bezzecchi saling berduel, pembalap KTM itu memanfaatkan momentum untuk melewati Bezzecchi dan naik ke posisi kedua.

Sejak saat itu, Acosta menjadi pembalap yang paling dekat dengan Marquez.

Acosta Berusaha Mengejar, Marquez Mulai Menjauh

Setelah mendapatkan posisi pertama, Marquez tidak langsung bisa bersantai. Acosta terus menjaga jarak dan berusaha mempertahankan tekanan.

Namun, kecepatan Marquez mulai terlihat semakin sulit untuk diimbangi. Ia berhasil mencatat beberapa lap cepat dan perlahan menciptakan jarak aman dari pembalap KTM tersebut.

Memasuki pertengahan hingga akhir balapan, Marquez mulai memiliki ruang lebih besar untuk mengendalikan ritme. Acosta masih berusaha mendekat, tetapi tidak mampu kembali masuk ke jarak yang memungkinkan untuk melakukan serangan.

Pada lap-lap terakhir, posisi tiga besar relatif tidak berubah. Marquez berada di depan, diikuti Acosta dan Bezzecchi.

Pembalap Ducati tersebut akhirnya melewati garis finis tanpa gangguan berarti untuk mengamankan kemenangan kedelapannya di kelas premier di MotorLand Aragon.

Delapan Kemenangan Marquez di MotorLand Aragon

Kemenangan ini semakin mempertegas hubungan spesial Marquez dengan MotorLand Aragon.

Ia kini telah mengoleksi delapan kemenangan kelas premier di sirkuit tersebut. Selain itu, hasil tahun ini menjadi kemenangan ketiganya secara beruntun dalam Grand Prix Aragon setelah sebelumnya menang pada 2024 dan 2025.

Marquez juga kembali mencatat kemenangan ganda karena sehari sebelumnya ia berhasil menjadi juara sprint race.

Pada sprint, Marquez langsung mengambil posisi terdepan sejak awal dan mampu mengendalikan balapan hingga finis. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi kemenangan sprint ke-20 dalam kariernya, terbanyak di MotoGP.

Dengan hasil pada Sabtu dan Minggu, Marquez meraih seluruh poin yang tersedia dalam satu akhir pekan.

Acosta dan Bezzecchi Lengkapi Podium

Pedro Acosta menjadi penantang utama Marquez sepanjang balapan utama. Pembalap Red Bull KTM itu berhasil mempertahankan posisi kedua setelah melewati Bezzecchi.

Hasil tersebut juga memberikan KTM podium penting di Aragon.

Bezzecchi harus puas berada di posisi ketiga setelah sempat memimpin balapan pada fase awal. Meski gagal mempertahankan posisi pertama, pembalap Aprilia itu tetap mendapatkan poin penting dalam persaingan kejuaraan.

Alex Marquez menyelesaikan balapan di posisi keempat, disusul Jorge Martin di urutan kelima.

Fermin Aldeguer, Fabio Di Giannantonio, Enea Bastianini, Diogo Moreira, dan Brad Binder melengkapi posisi 10 besar.

Sementara itu, beberapa pembalap harus mengakhiri balapan lebih cepat. Francesco Bagnaia termasuk di antara nama besar yang gagal mencapai garis finis setelah mengalami insiden pada fase awal lomba.

Marquez Kini Tempel Ketat Jorge Martin

Kemenangan di Aragon memberikan dampak besar terhadap klasemen MotoGP 2026.

Marquez kini naik ke posisi kedua dengan koleksi 237 poin. Ia berhasil melewati Bezzecchi yang mengumpulkan 232 poin.

Jorge Martin masih memimpin klasemen dengan 256 poin. Artinya, Marquez sekarang hanya tertinggal 19 poin dari pembalap Aprilia tersebut.

Situasi ini membuat persaingan perebutan gelar juara dunia semakin menarik. Sebelumnya, Martin masih memiliki keunggulan lebih nyaman, tetapi hasil di Aragon membuat jarak tersebut menyusut secara signifikan.

Bezzecchi juga masih berada dalam persaingan karena selisihnya dengan Marquez hanya lima poin.

Baca Juga; Jukir Palu Bacok Polisi

Aragon Jadi Titik Balik Persaingan Gelar

Performa Marquez di MotorLand Aragon menjadi jawaban setelah ia menghadapi periode yang tidak terlalu mudah pada seri sebelumnya.

Kemenangan ganda tersebut bukan hanya memberikan tambahan poin maksimal, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri Ducati Lenovo dalam menghadapi seri-seri berikutnya.

Di sisi lain, Jorge Martin harus puas finis kelima sehingga kehilangan sebagian keunggulannya di puncak klasemen.

Dengan selisih hanya 19 poin, perebutan gelar MotoGP 2026 kini semakin terbuka. Marquez telah menunjukkan bahwa dirinya masih mampu memangkas jarak dalam satu akhir pekan.

Jika konsistensi tersebut dapat dipertahankan pada seri berikutnya, bukan tidak mungkin persaingan menuju gelar juara dunia akan semakin sengit hingga memasuki putaran-putaran terakhir musim ini.

Aragon pun kembali menjadi panggung penting bagi Marquez. Dari start yang sempat membuatnya turun posisi hingga duel sengit untuk merebut pimpinan lomba, pembalap bernomor 93 tersebut akhirnya menutup akhir pekan dengan kemenangan sempurna dan momentum besar dalam perburuan gelar MotoGP 2026.

Related posts

Kadin Puji Paradigma Gres Kementrans Kembangkan Kawasan Transmigrasi

Dolirena

Purnatugas, Siti Nurbaya Minta Sejumlah Hal Ini Dilanjutkan Menteri Baru

Dolirena

Prabowo Luncurkan Sppg Polri Dukung Mbg Di Hari Bhayangkara Ke-79

Dolirena