Berita

Atlet Golf Putri Diduga Diculik Saat Rayakan Ulang Tahun Nenek di Jakarta Pusat, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Momen Perayaan Keluarga Berubah Menjadi Dugaan Penculikan

Dunia olahraga Indonesia dikejutkan oleh kabar dugaan penculikan yang menimpa atlet golf putri, Jesslyn Wijaya Lay. Peristiwa tersebut disebut terjadi saat korban menghadiri perayaan ulang tahun neneknya di sebuah restoran di kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Insiden yang berlangsung di tengah acara keluarga itu sontak memicu perhatian publik. Hingga kini, keberadaan Jesslyn masih belum diketahui, sementara aparat kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut.

Keluarga korban telah melaporkan kejadian itu kepada Polres Metro Jakarta Pusat dan berharap proses penanganan berjalan secara profesional serta mampu segera menemukan keberadaan Jesslyn.

Kronologi Dugaan Penculikan di Restoran Mangga Besar

Berdasarkan keterangan kuasa hukum keluarga, Andi Darti, peristiwa itu terjadi pada Senin, 13 Juli 2026, sekitar pukul 19.45 WIB di Restoran Saung Kita, Mangga Besar.

Saat itu, seluruh keluarga tengah bersiap merayakan ulang tahun sang nenek. Dekorasi telah selesai dipasang dan lagu ulang tahun dikabarkan tinggal diputar sebagai penanda dimulainya acara.

Namun suasana hangat tersebut berubah drastis ketika beberapa orang diduga mendatangi Jesslyn secara tiba-tiba. Menurut keterangan yang disampaikan keluarga, mata korban ditutup secara paksa sebelum dua pria bertubuh besar mengangkat tubuhnya menuju sebuah mobil berwarna hitam yang telah menunggu di luar restoran.

Sejumlah saksi menyebut terdapat sekitar lima pria yang berada di lokasi ketika kejadian berlangsung. Aksi tersebut disebut berlangsung sangat cepat sehingga membuat keluarga maupun pengunjung lain tidak sempat memberikan pertolongan secara maksimal.

Korban dikabarkan sempat melakukan perlawanan. Jesslyn disebut berteriak meminta bantuan dan berusaha keluar dari kendaraan. Namun upayanya tidak berhasil setelah para pelaku kembali memasukkannya ke dalam mobil sebelum kendaraan tersebut melaju meninggalkan lokasi.

Peristiwa yang terjadi di ruang publik itu menimbulkan berbagai pertanyaan mengenai bagaimana aksi tersebut dapat berlangsung dalam waktu singkat tanpa dapat dicegah.

Baca : Kemarau Picu Krisis Air Bersih, 10 Desa di Purbalingga Mulai Terdampak Kekeringan

Korban Hilang Kontak, Keluarga Lapor ke Polisi

Sejak malam kejadian, Jesslyn tidak lagi dapat dihubungi oleh keluarga maupun rekan-rekannya. Nomor telepon seluler korban dilaporkan tidak aktif, sementara akun media sosialnya juga tidak dapat diakses sebagaimana biasanya.

Selain itu, korban juga diketahui tidak berada di kediamannya di kawasan Pluit, Jakarta Utara. Kondisi tersebut membuat keluarga semakin yakin telah terjadi sesuatu yang serius sehingga memutuskan menempuh jalur hukum.

Laporan resmi kemudian dibuat di Polres Metro Jakarta Pusat pada Kamis, 16 Juli 2026. Laporan tersebut diajukan oleh teman dekat korban berinisial NAH (37) setelah memperoleh informasi mengenai dugaan penculikan tersebut.

Kasus itu tercatat dengan nomor laporan LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA dan kini telah ditangani oleh penyidik untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Pihak keluarga berharap setiap petunjuk yang ditemukan dapat segera ditindaklanjuti agar keberadaan korban dapat diketahui secepat mungkin.

CCTV Tidak Berfungsi, Polisi Telusuri Sejumlah Petunjuk

Dalam proses penyelidikan, muncul informasi yang dinilai cukup janggal. Kamera pengawas atau CCTV di restoran tempat kejadian dikabarkan tidak berfungsi saat dugaan penculikan berlangsung.

Kondisi tersebut menjadi salah satu fokus yang diharapkan dapat didalami oleh penyidik. Keluarga menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian untuk mengungkap penyebab kamera pengawas tidak merekam kejadian tersebut serta menelusuri apakah ada kaitannya dengan aksi yang terjadi.

Selain itu, penyidik juga disebut sedang mengumpulkan berbagai petunjuk lain. Salah satunya adalah informasi mengenai sinyal telepon seluler korban yang sempat terdeteksi di kawasan Pademangan, Jakarta Utara.

Di sisi lain, terdapat pula informasi yang mengarah pada dugaan bahwa korban dibawa menuju Malaysia melalui Semarang. Meski demikian, hingga saat ini informasi tersebut masih berupa dugaan yang sedang diverifikasi oleh penyidik dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Polisi juga terus memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan alat bukti lain untuk menyusun kronologi secara utuh dan memastikan setiap informasi yang berkembang dapat dipertanggungjawabkan.

Polisi Pastikan Penyelidikan Terus Berjalan

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan penculikan terhadap Jesslyn Wijaya Lay.

Baca Juga; Bentrokan Warga di Adonara Flores Timur Tewaskan 3 Orang

Ia menegaskan bahwa penyidik masih bekerja mengumpulkan fakta-fakta di lapangan guna memastikan kronologi kejadian sekaligus mencari keberadaan korban.

Menurut Roby, seluruh informasi yang diterima akan diverifikasi secara menyeluruh sebelum disimpulkan sebagai bagian dari hasil penyelidikan resmi.

Sementara itu, kuasa hukum keluarga, Andi Darti, meminta aparat penegak hukum menangani perkara tersebut secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel. Keluarga berharap proses pencarian dapat segera membuahkan hasil sehingga keberadaan Jesslyn dapat diketahui dan keselamatannya dipastikan.

Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung. Aparat kepolisian terus menghimpun keterangan saksi, menelusuri berbagai petunjuk yang ada, serta mendalami seluruh informasi yang berkaitan dengan dugaan penculikan tersebut. Publik pun masih menantikan perkembangan resmi dari kepolisian mengenai keberadaan atlet golf putri itu serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Related posts

49 UPPKB Tutup Sementara Saat Natal & Tahun Baru! Ini Lokasinya

Dolirena

Prabowo: 5 Kali Maju Presiden, 4 Kali Kalah Namun Buruh Senantiasa Dukung Aku

Dolirena

Lokasi Parkir Kendaraan Beroda Empat Terminal Keberangkatan Baru Bandara Sultan Hasanuddin

Dolirena