Berita

WNA Asal Turki Resmi Jadi Tersangka Kecelakaan Beruntun di Kuta Utara, Tujuh Korban Alami Luka

Polisi Tingkatkan Status Pengemudi Warga Negara Turki Menjadi Tersangka

Kasus kecelakaan beruntun yang sempat menghebohkan kawasan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, kini memasuki babak baru. Kepolisian resmi menetapkan seorang warga negara asing (WNA) asal Turki berinisial OSA (49) sebagai tersangka setelah penyidik menyelesaikan proses gelar perkara dan menemukan alat bukti yang dinilai telah memenuhi ketentuan hukum.

Penetapan status tersangka dilakukan setelah aparat mengumpulkan berbagai bukti, mulai dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), rekaman kamera pengawas (CCTV), hingga pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian.

Kasatlantas Polres Badung AKP Ni Luh Tiviasih menjelaskan bahwa tersangka saat ini telah diamankan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Kasus tersebut sebelumnya menjadi perhatian masyarakat setelah video yang memperlihatkan sebuah mobil putih melaju ugal-ugalan sambil dikejar warga beredar luas di media sosial.

Insiden Berawal di Simpang Lampu Merah Jalan Merta Sari

Peristiwa itu terjadi pada Senin malam (13/7/2026) sekitar pukul 19.15 hingga 19.30 Wita.

Menurut hasil penyelidikan sementara, OSA mengemudikan sebuah Daihatsu Rocky dengan nomor polisi DK 1882 ACL dari arah Seminyak menuju kawasan Canggu melalui Jalan Merta Sari, Kerobokan Kelod.

Saat mendekati persimpangan lampu lalu lintas Merta Sari, kendaraan yang dikemudikannya diduga melaju dengan kecepatan tinggi.

Mobil tersebut kemudian menabrak bagian belakang sebuah sepeda motor Honda Scoopy. Tidak berhenti di situ, kendaraan yang sama juga menyerempet sepeda motor Yamaha NMAX yang saat itu ditumpangi oleh pasangan suami istri.

Benturan tersebut menyebabkan para pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan kendaraan mengalami kerusakan.

Diduga Tidak Berhenti Setelah Menabrak Korban

Setelah terjadi tabrakan pertama, OSA diduga tidak menghentikan kendaraannya untuk memberikan pertolongan kepada korban.

Sebaliknya, mobil yang dikendarainya terus melaju ke arah utara.

Dalam pelarian tersebut, kendaraan kembali terlibat kecelakaan dengan menabrak bagian belakang sebuah mobil Suzuki APV.

Benturan itu mengakibatkan mobil APV kehilangan kendali hingga akhirnya menghantam sebuah tiang listrik di pinggir jalan.

Perjalanan kendaraan tersebut masih berlanjut dan kembali mengenai sebuah sepeda motor Honda PCX di kawasan Jalan Kedampang.

Tidak hanya kendaraan, beberapa bangunan di sekitar lokasi juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat mobil yang dikemudikan tersangka keluar dari jalur dan menabrak fasilitas di tepi jalan, termasuk sebuah toko kerajinan rotan dan area milik restoran.

Rangkaian kecelakaan tersebut berlangsung dalam waktu singkat dan terjadi di beberapa titik berbeda.

Pelarian Berakhir di Jalan Buntu

Aksi pengemudi yang terus melarikan diri memicu reaksi warga sekitar.

Sejumlah masyarakat kemudian melakukan pengejaran terhadap mobil tersebut hingga memasuki kawasan Perumahan Muding Agung di Kerobokan Kaja.

Baca Juga; Harga Perak Antam Turun 700 per Gram

Mobil sempat berputar di beberapa ruas jalan perumahan sebelum akhirnya masuk ke Jalan Batu Bidak VIII Gang Manggis.

Tanpa disadari pengemudi, ruas jalan tersebut merupakan jalan buntu.

Saat mencoba melanjutkan perjalanan, mobil akhirnya menabrak tembok milik warga hingga tidak dapat bergerak lagi.

Kondisi tersebut dimanfaatkan warga untuk mengamankan pengemudi sebelum aparat kepolisian dari Polsek Kuta Utara dan Satlantas Polres Badung tiba di lokasi.

Selanjutnya, OSA dibawa petugas guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Tujuh Orang Dilaporkan Mengalami Luka

Akibat rangkaian kecelakaan tersebut, sebanyak tujuh orang dilaporkan mengalami luka dengan tingkat cedera yang berbeda-beda.

Korban yang mengendarai Yamaha NMAX mengalami patah pada salah satu jari tangan kanan serta luka di bagian lutut sehingga harus menjalani perawatan di RSUP Prof. Ngoerah Denpasar.

Sementara penumpangnya mengalami luka pada tangan dan kaki dan dirawat di RSUD Mangusada.

Pengendara Honda Scoopy mengalami luka lecet pada bagian kaki.

Di lokasi lain, pengendara Honda PCX mengalami luka lecet di kepala dan mendapatkan penanganan medis di RSUD Mangusada.

Penumpang motor tersebut juga mengalami luka lecet pada kedua kaki.

Polisi menyatakan seluruh korban telah memperoleh perawatan medis, sementara hasil pemeriksaan visum masih dikumpulkan sebagai bagian dari proses penyidikan.

Polisi Kumpulkan Bukti dari Berbagai Lokasi

Karena kecelakaan terjadi di beberapa titik, Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Badung melakukan olah TKP di seluruh lokasi yang menjadi bagian dari rangkaian insiden tersebut.

Seluruh kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti.

Selain itu, aparat juga mengumpulkan rekaman CCTV dari sejumlah lokasi di sepanjang Jalan Merta Sari untuk membantu menyusun kronologi kejadian secara lebih rinci.

Polisi juga memeriksa sejumlah saksi, baik korban maupun warga yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut.

Seluruh bukti tersebut menjadi dasar bagi penyidik dalam meningkatkan status OSA dari terduga pelaku menjadi tersangka.

Imigrasi Ikut Dilibatkan Karena Pelaku Merupakan WNA

Mengingat pelaku merupakan warga negara asing, kepolisian juga menjalin koordinasi dengan pihak Imigrasi.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan perkara berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk terkait status keimigrasian tersangka selama proses hukum berlangsung di Indonesia.

Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Sukadana menyatakan koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan sebagai bagian dari penanganan kasus tersebut.

Sementara itu, penyidik masih mendalami berbagai aspek lain yang berkaitan dengan penyebab kecelakaan.

Hingga kini polisi belum menyampaikan kesimpulan mengenai faktor utama yang menyebabkan kendaraan melaju tidak terkendali.

Polisi Masih Dalami Penyebab Kecelakaan

Selain mengumpulkan alat bukti, penyidik juga berupaya mengetahui alasan mengapa tersangka tetap melaju setelah tabrakan pertama terjadi.

Seluruh hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi bagian dari berkas perkara sebelum dilimpahkan ke tahap berikutnya.

Polres Badung mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan mengenai motif maupun penyebab kecelakaan sebelum seluruh proses penyidikan selesai dilakukan.

Di sisi lain, polisi juga mengingatkan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas serta menghentikan kendaraan apabila terlibat kecelakaan untuk memberikan pertolongan kepada korban sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasus ini masih terus bergulir, sementara aparat berkomitmen menyelesaikan penyidikan secara menyeluruh. Perkembangan jumlah kendaraan yang terlibat maupun rincian korban sempat berbeda dalam sejumlah laporan awal, namun kepolisian memastikan seluruh data akan disesuaikan berdasarkan hasil penyelidikan dan berkas perkara resmi. Hingga saat ini, fokus penyidik adalah melengkapi seluruh alat bukti, memastikan kondisi para korban, serta menuntaskan proses hukum terhadap tersangka sesuai prosedur yang berlaku.

Related posts

Misteri Nenek Susi Seorang Diri Di Tengah Hutan Beruk Karanganyar

Dolirena

Hari Ini 12 Juni 2025 Tanggal Berapa Hijriah? Cek Jawabannya Di Sini!

Dolirena

Jalan Sudirman Macet Jelang Tabrak Timnas Vs China Di Gbk Malam Ini

Dolirena