Jakarta – Kondisi komedian Dede Sunandar menjadi sorotan setelah dirinya tumbang saat bertanding melawan Vicky Prasetyo dalam laga celebrity match di ajang Kapolda Fighter Match 2026. Pertandingan yang digelar di GOR Kota Jambi pada Sabtu (3/10/2026) malam itu mendadak menegangkan ketika Dede terkena pukulan dan kehilangan kesadaran di atas ring.
Insiden tersebut membuat pertandingan harus dihentikan sementara. Tim medis segera memberikan pertolongan kepada Dede sebelum membawanya menggunakan tandu menuju ambulans untuk mendapatkan penanganan di rumah sakit.
Beberapa hari setelah kejadian, kondisi Dede dilaporkan mulai menunjukkan perkembangan positif. Meski demikian, komedian tersebut mengaku masih merasakan sejumlah keluhan, terutama nyeri di bagian belakang kepala, mual, hingga muntah.
Dalam penampilannya di acara Pagi Pagi Ambyar pada Selasa (6/10/2026), Dede menceritakan kondisi yang masih dirasakannya setelah mengalami benturan saat pertandingan. Ia mengungkapkan bahwa rasa sakit di bagian belakang kepala, khususnya area bawah dekat telinga, belum sepenuhnya hilang.
Dede Sunandar Masih Mengeluhkan Sakit Kepala dan Mual

Tiga hari setelah insiden di atas ring, Dede mengaku kondisinya belum pulih sepenuhnya. Selain merasakan nyeri di bagian belakang kepala, ia juga masih mengalami mual dan sempat muntah setelah kejadian tersebut.
Keluhan itu membuat Dede merasa khawatir, terlebih ketika rasa mual muncul pada malam hari. Pengalaman kehilangan kesadaran saat bertanding membuatnya lebih memperhatikan perubahan kondisi tubuh yang dialami selama masa pemulihan.
Dede juga mengungkapkan bahwa ingatannya mengenai insiden tersebut tidak sepenuhnya utuh. Ia hanya mengingat beberapa bagian kejadian sebelum akhirnya terjatuh dan tidak sadarkan diri.
Mengingat keluhan yang masih dirasakan setelah mengalami benturan, Dede berencana menjalani pemeriksaan medis lanjutan. Salah satu pemeriksaan yang disebut akan dilakukan adalah CT scan kepala untuk membantu mengevaluasi kondisi setelah benturan.
Pemeriksaan tersebut menjadi penting karena cedera kepala tidak selalu dapat dinilai hanya berdasarkan kondisi yang terlihat dari luar. Nyeri kepala, muntah, serta kehilangan kesadaran setelah benturan perlu mendapat perhatian medis agar kemungkinan cedera serius dapat dievaluasi.
Di tengah keluhan yang masih dialaminya, terdapat perkembangan yang cukup melegakan. Rekannya, Bedu, menyebut Dede sudah mulai bisa makan dengan lahap dan kembali tertawa. Frekuensi muntah yang dialaminya juga dikabarkan telah jauh berkurang.
Meski demikian, perkembangan tersebut tidak serta-merta memastikan bahwa Dede telah pulih sepenuhnya. Pemeriksaan dan penilaian dokter tetap diperlukan untuk menentukan kondisi kesehatannya setelah insiden tersebut.
Kronologi Dede Tumbang Saat Melawan Vicky Prasetyo
Insiden yang dialami Dede terjadi dalam pertandingan celebrity match yang mempertemukan Vicky Prasetyo dengan dua peserta, yakni Dede Sunandar dan Bedu. Dalam konsep pertandingan tersebut, Dede dan Bedu menghadapi Vicky secara bergantian.
Suasana pertandingan berubah ketika Dede berada di atas ring untuk berhadapan dengan Vicky. Saat berusaha menghindari serangan, Dede memalingkan wajah. Pada momen tersebut, pukulan Vicky mengenai bagian belakang kepala Dede, tepat di sekitar area telinga.
Tidak lama kemudian, Dede langsung terjatuh. Kondisinya membuat suasana yang sebelumnya dipenuhi semangat pertandingan berubah menjadi kepanikan.
Tim medis segera naik ke atas ring untuk memberikan pertolongan. Dede mendapatkan bantuan oksigen sebelum dipindahkan menggunakan tandu dan dibawa menuju ambulans untuk menjalani perawatan lebih lanjut.
Vicky juga langsung menghentikan pertandingan setelah melihat kondisi lawannya. Ia kemudian ikut mendampingi Dede hingga mendapatkan penanganan medis.
Vicky mengaku situasi tersebut membuatnya khawatir. Menurut keterangannya, kondisi Dede ketika terjatuh terlihat mengkhawatirkan karena wajahnya tampak pucat dan kebiruan.
Vicky juga menduga kelelahan selama pertandingan mungkin turut memengaruhi kondisi Dede. Namun, penyebab pasti kondisi tersebut perlu ditentukan berdasarkan pemeriksaan medis, bukan hanya pengamatan saat kejadian berlangsung.
Dede sempat menjalani perawatan intensif di ruang ICU sebelum akhirnya diperbolehkan beristirahat di hotel dengan tetap berada dalam pemantauan dokter.
Vicky Prasetyo Terpukul dan Sampaikan Permintaan Maaf
Kejadian tersebut tidak hanya berdampak pada Dede, tetapi juga membuat Vicky Prasetyo terpukul secara emosional. Ia mengaku sedih ketika melihat Dede terjatuh dan tidak sadarkan diri setelah terkena pukulan.
Vicky bahkan sempat menangis dan memilih mendampingi Dede ke rumah sakit. Setelah insiden itu, ia turut menyampaikan permintaan maaf melalui media sosial serta mengajak masyarakat mendoakan kesembuhan Dede.
Dalam pertandingan olahraga kontak fisik, benturan dapat menimbulkan risiko cedera meskipun peserta telah melakukan persiapan sebelumnya. Situasi di atas ring juga dapat berubah dengan cepat sehingga keselamatan peserta perlu menjadi perhatian utama.
Dede sendiri tidak menyalahkan Vicky atas insiden tersebut. Ia memahami kejadian itu berlangsung dalam konteks pertandingan dan tidak menganggap pukulan tersebut sengaja dilakukan untuk mencelakainya.
Dede juga mengapresiasi tindakan Vicky yang segera menghentikan pertandingan dan memberikan perhatian setelah dirinya terjatuh. Sikap tersebut menjadi salah satu hal yang disorot di tengah ramainya pembicaraan mengenai insiden tersebut.
Dede Bantah Insiden Pingsan Hanya Gimik

Video Dede yang tumbang di atas ring kemudian beredar luas di media sosial dan memunculkan beragam tanggapan. Karena pertandingan tersebut dikemas sebagai laga hiburan, sebagian orang mempertanyakan apakah kejadian itu merupakan bagian dari gimik.
Dede membantah anggapan tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya benar-benar kehilangan kesadaran setelah terkena pukulan dan harus mendapatkan penanganan medis.
Kondisinya setelah pertandingan juga menjadi perhatian karena ia masih mengalami sejumlah keluhan dan sempat menjalani perawatan. Meski demikian, tingkat keparahan cedera tetap harus mengacu pada hasil pemeriksaan tenaga medis.
Baca Juga; Tragedi Rumah Tangga di Gowa
Pentingnya Keselamatan dalam Pertandingan Hiburan
Insiden yang dialami Dede turut memunculkan pembahasan mengenai perlengkapan keselamatan saat bertanding. Dede mengaku sebelumnya telah disarankan panitia untuk menggunakan pelindung kepala atau headguard, tetapi ia memilih tidak memakainya karena menganggap pertandingan tersebut hanya untuk hiburan.
Ia juga mengakui bahwa atmosfer pertandingan membuat adrenalin meningkat. Sorakan penonton dan suasana kompetisi dapat membuat pertandingan terasa lebih serius daripada yang dibayangkan sebelumnya.
Vicky disebut telah mengingatkan mengenai kemungkinan peserta terbawa suasana saat latihan. Dalam olahraga kontak fisik, intensitas pertandingan dapat meningkat meskipun awalnya direncanakan sebagai hiburan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pertandingan tinju tetap memiliki risiko cedera, terlepas dari tujuan penyelenggaraannya. Penggunaan perlengkapan pelindung, pengawasan medis, aturan pertandingan yang jelas, serta kesiapan menghentikan laga ketika peserta mengalami cedera merupakan aspek penting dalam menjaga keselamatan.
Untuk saat ini, fokus utama adalah pemulihan Dede Sunandar. Keluhan berupa nyeri kepala, mual, muntah, dan riwayat kehilangan kesadaran setelah benturan perlu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan medis. Dede diharapkan dapat menjalani pemeriksaan lanjutan dan kembali beraktivitas setelah dokter memastikan kondisinya aman.
