Momen liburan Billy Syahputra di Bali mendadak menjadi perhatian publik setelah presenter dan komedian tersebut terlibat perselisihan dengan penjaga toilet di kawasan Pantai Dreamland, Pecatu, Kuta Selatan, Badung.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 30 September 2026. Perselisihan yang awalnya berkaitan dengan biaya penggunaan toilet sebesar Rp10 ribu itu kemudian terekam dalam video dan beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, Billy terlihat terlibat perdebatan dengan seorang penjaga toilet. Saat kejadian berlangsung, Billy diketahui sedang menggendong putranya, Stefan Roman Kalesny, yang baru selesai bermain di kawasan pantai.
Perselisihan tersebut kemudian mendapat perhatian karena terdapat perbedaan keterangan antara Billy dan pihak pengelola fasilitas. Billy menyampaikan versinya mengenai kejadian yang dialami, sementara pengelola memberikan klarifikasi berdasarkan keterangan staf serta rekaman CCTV.
Persoalan Bermula Saat Billy Membawa Anak ke Toilet

Kejadian tersebut bermula setelah Billy dan putranya bermain di Pantai Dreamland. Setelah cukup lama berada di area pantai, tubuh sang anak dipenuhi pasir dan disebut mulai merasa kedinginan.
Billy kemudian membawa Stefan menuju toilet untuk membersihkan tubuhnya. Dalam kondisi tersebut, Billy mengaku langsung menuju fasilitas toilet sambil menggendong anaknya.
Namun, langkahnya dihentikan oleh penjaga yang meminta pembayaran sebelum dirinya menggunakan fasilitas tersebut.
Billy kemudian menjelaskan bahwa ia tidak bermaksud menggunakan toilet tanpa membayar. Menurut keterangannya, pengasuh anaknya berada tidak jauh dari lokasi dan akan mengambil uang untuk membayar biaya penggunaan toilet.
Meski demikian, penjaga tetap meminta pembayaran dilakukan terlebih dahulu. Situasi tersebut kemudian berkembang menjadi perdebatan antara Billy dan penjaga toilet.
Billy Persoalkan Cara Penjaga Memperlakukan Dirinya
Dalam video yang beredar, Billy menyampaikan bahwa persoalan yang membuatnya keberatan bukan semata-mata mengenai nominal Rp10 ribu.
Billy menyebut dirinya bersedia membayar biaya penggunaan toilet sesuai ketentuan yang berlaku. Bahkan, ia menyatakan tidak mempermasalahkan jumlah uang yang harus dibayarkan.
Hal yang kemudian menjadi sorotan adalah situasi ketika dirinya sedang menggendong anak yang disebut dalam kondisi kedinginan.
Billy juga menyampaikan bahwa dirinya sempat mendapat perlakuan fisik berupa dorongan ketika membawa anak tersebut. Pernyataan itu kemudian menjadi salah satu bagian yang dipersoalkan dalam kejadian tersebut.
Menurut Billy, seharusnya persoalan bisa diselesaikan dengan komunikasi tanpa adanya tindakan yang membuat situasi menjadi semakin panas.
Meski sempat terpancing emosi, Billy juga menyampaikan kemungkinan untuk meminta maaf apabila terdapat kesalahan dari pihaknya dalam kejadian tersebut.
Pengelola Toilet Bantah Ada Tindakan Mendorong
Pihak pengelola toilet kemudian memberikan klarifikasi terkait perselisihan tersebut.
Fasilitas yang digunakan Billy diketahui berada di kawasan Dreamland Warung. Pemilik fasilitas, Nyoman Wardana, membenarkan adanya cekcok antara Billy dan salah satu stafnya.
Namun, Nyoman membantah adanya tindakan mendorong seperti yang disampaikan Billy.
Pihak pengelola menyebut telah meminta keterangan dari staf yang bertugas pada saat kejadian. Selain itu, mereka juga melihat rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di lokasi.
Berdasarkan pemeriksaan tersebut, pihak pengelola menyatakan tidak menemukan adanya tindakan dorong-mendorong terhadap Billy.
Dengan demikian, terdapat perbedaan keterangan antara kedua pihak mengenai bagian tersebut.
Billy menyampaikan bahwa dirinya mengalami perlakuan fisik saat menggendong anak, sementara pihak pengelola menyatakan rekaman CCTV tidak menunjukkan kejadian seperti yang disebutkan.
Aturan Pembayaran Toilet Sebelum Menggunakan Fasilitas
Selain persoalan tersebut, pengelola juga menjelaskan mengenai aturan pembayaran toilet dan shower.
Nyoman mengatakan tarif yang berlaku adalah Rp10 ribu untuk setiap orang yang menggunakan fasilitas toilet atau shower. Pembayaran dilakukan terlebih dahulu sebelum pengunjung masuk dan menggunakan fasilitas.
Aturan tersebut, menurut pengelola, bukan hanya diberlakukan kepada Billy.
Pihak pengelola menyebut aturan pembayaran di awal dibuat karena sebelumnya terdapat pengunjung yang menggunakan fasilitas tetapi kemudian meninggalkan lokasi tanpa membayar.
Biaya operasional fasilitas juga menjadi alasan pengelola menerapkan tarif tersebut. Kebutuhan air untuk toilet dan shower disebut membutuhkan biaya sehingga penggunaan fasilitas dikenakan tarif kepada pengunjung.
Karena itu, staf di lokasi meminta Billy melakukan pembayaran terlebih dahulu sebelum menggunakan fasilitas.
Ada Persoalan Penggunaan Wastafel

Pihak pengelola juga memberikan penjelasan mengenai persoalan lain yang disebut terjadi sebelum cekcok.
Menurut Nyoman, Billy sempat mendapat teguran karena menggunakan wastafel untuk membersihkan atau memandikan anaknya.
Pengelola menyebut terdapat fasilitas khusus yang dapat digunakan untuk keperluan tersebut sehingga wastafel tidak diperuntukkan sebagai tempat memandikan anak.
Keterangan ini menjadi bagian lain dari versi pihak pengelola mengenai kronologi kejadian.
Sementara itu, dari sisi Billy, situasi saat itu berkaitan dengan kondisi anaknya yang baru selesai bermain di pantai dan disebut mulai kedinginan.
Perbedaan sudut pandang tersebut kemudian membuat persoalan penggunaan toilet berkembang menjadi perdebatan.
Pembayaran Akhirnya Diselesaikan Pengasuh Anak
Meski terjadi perselisihan, persoalan mengenai biaya penggunaan toilet pada akhirnya dapat diselesaikan.
Pengasuh atau babysitter yang mendampingi Billy kemudian membayar biaya penggunaan fasilitas tersebut.
Dengan adanya pembayaran tersebut, persoalan mengenai tarif toilet tidak berlanjut menjadi masalah lain.
Peristiwa tersebut juga tidak berakhir dengan laporan atau konflik berkepanjangan antara Billy dan pihak pengelola.
Baca Juga; Sarwenda Gugat Ruben Onsu Soal Wanprestasi
Billy dan Penjaga Toilet Akhirnya Saling Meminta Maaf
Setelah terjadi perdebatan, suasana akhirnya mereda. Rekan penjaga toilet yang berada di lokasi disebut lebih dahulu menyampaikan permintaan maaf kepada Billy.
Penjaga yang sebelumnya terlibat cekcok dengan Billy kemudian ikut meminta maaf.
Dalam video yang beredar, keduanya terlihat bersalaman sebagai tanda bahwa perselisihan tersebut telah diselesaikan.
Billy juga tampak menerima permintaan maaf tersebut sehingga kejadian tidak berlanjut menjadi persoalan yang lebih besar.
Video Perselisihan Viral di Media Sosial
Meskipun persoalan telah diselesaikan secara langsung, rekaman kejadian tersebut telanjur beredar di media sosial.
Video yang memperlihatkan Billy dan penjaga toilet terlibat perdebatan kemudian memunculkan beragam tanggapan dari warganet.
Perhatian publik terutama tertuju pada persoalan tarif Rp10 ribu, kondisi anak Billy, serta perbedaan keterangan mengenai dugaan dorongan.
Di sisi lain, pihak pengelola menekankan bahwa tarif tersebut merupakan aturan yang berlaku bagi seluruh pengguna toilet dan shower.
Kejadian ini akhirnya menjadi contoh bagaimana persoalan sederhana di kawasan wisata dapat berkembang ketika terdapat perbedaan pemahaman antara pengunjung dan pengelola.
Billy menyoroti situasi ketika dirinya sedang membawa anak, sementara pengelola menekankan aturan pembayaran serta tata cara penggunaan fasilitas.
Pada akhirnya, kedua pihak memilih menyelesaikan persoalan secara langsung dan saling meminta maaf. Namun, rekaman yang telah beredar membuat insiden tersebut tetap menjadi perhatian warganet.
