BeritaMotoGP

Dramatis! Izan Guevara Rebut Gelar Juara Moto2 Mandalika 2026 Usai Kecelakaan Beruntun di Lap Pertama

Lombok Tengah – Balapan Moto2 dalam ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, berlangsung penuh drama pada Minggu (11/10/2026). Insiden kecelakaan beruntun di tikungan pertama membuat balapan harus dihentikan sementara sebelum akhirnya dimulai kembali dengan jumlah lap yang lebih sedikit.

Di tengah persaingan yang berlangsung ketat, Izan Guevara berhasil keluar sebagai pemenang. Pembalap BLU CRU Pramac Yamaha Moto2 tersebut memanfaatkan situasi setelah Alex Escrig, yang sempat memimpin balapan ulang, mengalami masalah pada motornya dan gagal menyelesaikan lomba.

Kemenangan Guevara sekaligus menambah ketat persaingan di papan atas klasemen sementara Moto2. Sementara itu, hasil balapan di Mandalika menjadi catatan kurang menyenangkan bagi sejumlah pembalap yang terlibat kecelakaan maupun gagal finis.

Kecelakaan Beruntun Terjadi di Tikungan Pertama Moto2

Balapan Moto2 Mandalika 2026 langsung diwarnai insiden ketika para pembalap memasuki tikungan pertama pada lap pembuka. David Alonso bersenggolan dengan rekan setimnya di CFMOTO Power Electronics Aspar Team, Daniel Holgado. Benturan tersebut membuat Alonso kehilangan kendali dan terlempar dari motornya.

Situasi kemudian semakin kacau ketika Alonso terlibat tabrakan dengan Joe Roberts dari OnlyFans American Racing Team. Akibat kejadian tersebut, keduanya terjatuh di lintasan.

Secara keseluruhan, empat pembalap dilaporkan tersungkur dalam insiden tersebut, yakni Holgado, Alonso, Roberts, dan Collin Veijer. Kecelakaan yang terjadi pada awal perlombaan itu membuat jalannya balapan tidak bisa dilanjutkan seperti biasa.

Di tengah situasi tersebut, Ivan Ortola dari QJMOTOR JP Financial MSI terlihat tetap melaju di bagian lintasan lainnya.

Insiden di tikungan pertama menjadi salah satu momen paling menentukan dalam balapan kali ini. Selain mengganggu jalannya perlombaan, kecelakaan itu juga mengubah komposisi persaingan karena beberapa pembalap harus kehilangan kesempatan melanjutkan balapan secara normal.

Bendera Merah Dikibarkan, Balapan Diulang

Menyusul kecelakaan beruntun tersebut, penyelenggara mengibarkan bendera merah pada lap pertama. Balapan pun dihentikan untuk memberikan kesempatan kepada petugas menangani situasi di lintasan sebelum perlombaan dapat dilanjutkan.

Setelah jeda, para pembalap kembali bersiap mengikuti balapan ulang. Namun, jarak perlombaan mengalami perubahan. Dari rencana awal sebanyak 22 lap, balapan dipangkas menjadi 14 lap.

Balapan ulang berlangsung dalam kondisi cuaca yang cukup panas. Suhu udara dilaporkan berada di kisaran 30 derajat Celsius, sedangkan temperatur permukaan lintasan mencapai sekitar 65 derajat Celsius.

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi para pembalap. Mereka harus menjaga konsentrasi dan mengatur performa motor dalam jumlah lap yang lebih singkat, sementara persaingan untuk merebut posisi terdepan tetap berlangsung ketat.

Menariknya, Daniel Holgado masih dapat mengikuti balapan ulang setelah terlibat dalam insiden di lap pembuka. Ia bahkan mampu kembali bersaing di barisan depan hingga akhirnya mengamankan posisi podium.

Alex Escrig Sempat Memimpin Perlombaan

Ketika balapan dimulai kembali, Alex Escrig menunjukkan performa kompetitif. Pembalap tersebut berhasil mengambil posisi terdepan dan memimpin jalannya perlombaan.

Di belakangnya, Guevara terus menjaga jarak dan berusaha mencari peluang untuk merebut pimpinan. Sementara itu, Holgado dan Ivan Ortola terlibat persaingan untuk memperebutkan posisi ketiga.

Situasi ini membuat persaingan di barisan depan berlangsung menarik. Escrig berusaha mempertahankan keunggulannya, sedangkan Guevara terus memberikan tekanan untuk membuka kesempatan meraih kemenangan.

Namun, jalannya balapan berubah ketika perlombaan mendekati akhir. Motor yang digunakan Escrig mengalami masalah sehingga ia tidak dapat meneruskan lomba.

Kegagalan Escrig menyelesaikan balapan menjadi titik balik bagi Guevara. Pembalap Spanyol tersebut mengambil alih posisi terdepan dan berusaha mempertahankan keunggulannya hingga melewati garis finis.

Kesempatan itu berhasil dimanfaatkan dengan baik. Guevara mampu menjaga ritme balapnya sampai akhir dan memastikan kemenangan dalam seri Moto2 Mandalika 2026.

Guevara Menang, Gonzalez dan Holgado Naik Podium Moto2

Guevara menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 21 menit 44,433 detik. Hasil tersebut menempatkannya di posisi pertama setelah melewati perlombaan yang sempat terhenti akibat kecelakaan.

Manuel Gonzalez dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP menempati posisi kedua. Ia finis dengan selisih waktu 3,570 detik dari Guevara.

Sementara itu, Holgado berhasil mengamankan posisi ketiga. Pembalap CFMOTO Power Electronics Aspar Team tersebut menyelesaikan balapan dengan jarak 4,497 detik dari pemenang.

Bagi Guevara, kemenangan di Mandalika disebut sebagai kemenangan ketiganya secara beruntun. Hasil tersebut menjadi pencapaian penting menjelang rencananya naik ke kelas MotoGP pada 2027 bersama Prima Pramac Yamaha.

Peralihan kelas itu membuat performa Guevara pada sisa musim Moto2 menjadi semakin menarik untuk diperhatikan. Ia berpeluang menutup musim dengan hasil yang kuat sebelum menghadapi tantangan baru di kelas tertinggi balap motor.

Selain Alonso, sejumlah pembalap lain juga tidak berhasil menyelesaikan perlombaan. Aron Canet dan Celestino Vietti termasuk nama yang tercatat gagal finis dalam balapan kali ini.

Mario Suryo Aji Finis di Posisi Ke-20

Hasil berbeda dialami pembalap tuan rumah, Mario Suryo Aji. Pembalap Idemitsu Honda Team Asia tersebut menyelesaikan balapan di posisi ke-20 setelah memulai perlombaan dari posisi ke-23 berdasarkan hasil kualifikasi.

Capaian tersebut tentu belum menjadi hasil yang diharapkan oleh pendukung Indonesia. Meski demikian, posisi akhir pembalap perlu merujuk pada hasil resmi penyelenggara agar tidak terjadi kekeliruan dalam pemberitaan.

Terdapat perbedaan informasi mengenai posisi finis Mario. Sejumlah pemberitaan menyebut ia menempati posisi ke-19 dan menjalani hukuman long lap penalty selama balapan.

Karena informasi tersebut belum sepenuhnya seragam, hasil resmi perlombaan menjadi acuan yang paling tepat untuk memastikan posisi akhir serta catatan penalti yang diterima Mario.

Baca Juga; Gunung Anak Krakatau Kembali Siaga

Persaingan Klasemen Moto2 Semakin Ketat

Hasil di Mandalika turut memengaruhi persaingan perebutan gelar juara dunia Moto2. Gonzalez masih berada di puncak klasemen sementara, sementara Guevara terus memberikan tekanan dari posisi di belakangnya.

Selisih keduanya dilaporkan hanya 5,5 poin. Jarak yang tipis tersebut membuat hasil pada seri-seri berikutnya berpotensi menentukan arah perebutan gelar musim ini.

Bagi Gonzalez, finis di posisi kedua tetap menjadi tambahan penting dalam upayanya mempertahankan posisi teratas. Sebaliknya, kemenangan Guevara memberikan dorongan besar untuk terus mengejar pemimpin klasemen.

Di sisi lain, pembalap yang gagal finis di Mandalika kehilangan kesempatan menambah poin pada seri ini. Namun, dampak akhir terhadap klasemen tetap bergantung pada hasil resmi dan performa masing-masing pembalap dalam perlombaan selanjutnya.

Kondisi Pembalap yang Terjatuh Masih Menunggu Konfirmasi

Kecelakaan di tikungan pertama menjadi perhatian utama dalam balapan Moto2 kali ini. Meski empat pembalap dilaporkan terjatuh, belum tersedia keterangan resmi dalam informasi yang menjadi dasar pemberitaan ini mengenai kondisi mereka setelah insiden.

Karena itu, belum dapat dipastikan apakah ada pembalap yang mengalami cedera ataupun membutuhkan penanganan lebih lanjut. Informasi dari penyelenggara dan tim masing-masing diperlukan untuk memberikan gambaran yang akurat.

Secara keseluruhan, Moto2 Mandalika 2026 menghadirkan perlombaan penuh kejutan. Kecelakaan pada lap pembuka, penghentian balapan, pemangkasan jumlah lap, hingga masalah motor yang dialami Escrig menjadi rangkaian peristiwa yang menentukan hasil akhir.

Di tengah berbagai insiden tersebut, Guevara berhasil memanfaatkan peluang dan membawa pulang kemenangan. Persaingan menuju gelar juara dunia pun masih terbuka, dengan Gonzalez dan Guevara menjadi dua nama yang patut diperhatikan pada seri-seri berikutnya.

Related posts

Video Warga Binaan Rutan Depok Joget Viral, Dugaan Pesta Sabu Kini Diselidiki

dewapbn

Trump Ancam Serang Pickaxe Mountain, Fasilitas Nuklir Iran yang Disebut Kebal Bom Penembus Bunker

dewapbn

Bau Menyengat dari Kardus Antar Jemput, Sopir Angkut Ungkap Kasus Pembunuhan di Bandung

dewapbn