Berita

Truk Tronton Tabrak Dyna Mogok di Depan Gedung DPR, Keramik Tumpah dan Lalu Lintas Macet

Jakarta – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Gatot Subroto, tepat di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (29/10/2026) dini hari. Sebuah truk tronton menabrak Toyota Dyna yang sedang mogok di lajur paling kanan sekitar pukul 03.40 WIB. Benturan tersebut menyebabkan muatan keramik berhamburan ke jalan dan memicu kemacetan menuju Slipi hingga siang hari.

Insiden ini mengganggu perjalanan pengguna kendaraan pribadi maupun penumpang transportasi umum. Proses evakuasi kedua truk dan pembersihan pecahan keramik membutuhkan waktu cukup lama sehingga arus kendaraan di sekitar lokasi mengalami perlambatan.

Kronologi Truk Tronton Menabrak Kendaraan yang Mogok

Kecelakaan bermula ketika Toyota Dyna yang dikemudikan pria berinisial Y mengalami kerusakan pada as roda belakang sebelah kiri. Kerusakan tersebut membuat truk ringan itu tidak dapat melanjutkan perjalanan dan terpaksa berhenti di lajur paling kanan Jalan Gatot Subroto.

Pengemudi kemudian menunggu bantuan kendaraan storing atau mekanik dari kantornya untuk memperbaiki kendaraan. Namun, saat truk masih berada di lokasi, sebuah truk tronton yang dikemudikan pria berinisial S melaju dari arah timur menuju barat.

Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Kharisma Arbita Bangsa, menjelaskan bahwa pengemudi tronton diduga kurang berhati-hati dan kehilangan konsentrasi ketika melintas di depan Gedung DPR/MPR RI.

Truk tronton kemudian menghantam bagian belakang Toyota Dyna. Akibat kerasnya benturan, kendaraan tersebut terdorong ke depan hingga menabrak guardrail atau pagar pembatas antara Jalan Gatot Subroto dan jalur tol.

Kedua kendaraan mengalami kerusakan dan berhenti dalam posisi yang mengganggu sebagian badan jalan. Rekaman yang dibagikan melalui akun TMC Polda Metro Jaya turut memperlihatkan kondisi kendaraan setelah kecelakaan.

Sopir Tronton Luka, Keramik Berserakan di Badan Jalan

Kecelakaan tersebut menyebabkan pengemudi truk tronton mengalami luka-luka. Sementara itu, kedua kendaraan mengalami kerusakan akibat benturan. Belum terdapat penjelasan terperinci mengenai kondisi lanjutan pengemudi maupun tingkat kerusakan kendaraan.

Selain kerusakan fisik, muatan keramik yang dibawa truk tronton tumpah dan berserakan di jalan. Pecahan material tersebut menghambat kendaraan yang melintas sekaligus menimbulkan risiko keselamatan, terutama bagi pengendara sepeda motor.

Petugas kepolisian bersama pihak terkait melakukan evakuasi kendaraan dan membersihkan sisa muatan yang menutupi sebagian jalan. Proses pembersihan menjadi bagian penting dalam penanganan karena pecahan keramik yang tertinggal dapat membahayakan pengguna jalan meskipun kendaraan yang terlibat sudah dipindahkan.

Hingga sekitar pukul 08.35 WIB, layanan call center NTMC Korlantas Polri menyebut proses evakuasi belum sepenuhnya selesai. Petugas harus memastikan kendaraan dan material yang berserakan dapat disingkirkan sebelum kondisi jalan kembali aman dilalui.

Lamanya penanganan membuat gangguan lalu lintas berlangsung selama beberapa jam. Pengendara yang melintasi lokasi pun harus menyesuaikan kecepatan dan mengantisipasi antrean kendaraan.

Jalan Gatot Subroto Arah Slipi Macet, Transjakarta Terdampak

Kecelakaan di depan Gedung DPR/MPR RI berdampak pada arus lalu lintas Jalan Gatot Subroto, khususnya arah Slipi. Waktu kejadian yang berdekatan dengan jam berangkat kerja membuat kemacetan semakin terasa ketika volume kendaraan mulai meningkat pada pagi hari.

Sekitar pukul 07.30 WIB, TMC Polda Metro Jaya melaporkan bahwa arus kendaraan di depan Gedung DPR/MPR RI menuju Slipi masih ramai cenderung padat. Antrean kendaraan terlihat mengular sebelum mencapai titik kecelakaan, sementara pengendara harus memperlambat laju untuk melewati area penanganan.

Gangguan tersebut juga memengaruhi layanan Transjakarta. Melalui akun X resminya, Transjakarta menginformasikan adanya keterlambatan kedatangan bus pada Koridor 9 dan sejumlah rute lainnya.

Rute yang terdampak meliputi 1B, 1F, 1W, 3F, 8N, 9A, 10H, S61, SH2, dan T31. Kondisi ini berpotensi menambah waktu perjalanan penumpang yang mengandalkan transportasi umum untuk bekerja maupun menjalankan aktivitas harian.

Hingga Kamis siang, Kompol Kharisma menyebut arus lalu lintas Jalan Gatot Subroto menuju Slipi masih padat. Masyarakat yang hendak melewati kawasan tersebut disarankan memantau informasi lalu lintas terbaru dan memperhitungkan kemungkinan keterlambatan.

Baca Juga; Kamera Tersembunyi di Ruang Ganti RSUD Aceh

Polisi Imbau Pengendara Waspada dan Pertimbangkan Jalur Alternatif

Kepolisian mengimbau pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi Jalan Gatot Subroto, terutama di sekitar lokasi kecelakaan. Pengendara perlu mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta memperhatikan kondisi kendaraan di depan.

Masyarakat yang tidak memiliki keperluan mendesak melewati kawasan tersebut dapat mempertimbangkan jalur alternatif guna menghindari antrean panjang. Penumpang Transjakarta juga disarankan memeriksa pembaruan operasional melalui kanal resmi sebelum memulai perjalanan.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya menjaga konsentrasi selama berkendara dan memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan. Jika kendaraan mengalami kerusakan di jalan utama, pengemudi perlu mengutamakan keselamatan, menggunakan tanda peringatan sesuai kondisi, serta menghubungi bantuan teknis atau petugas terkait.

Kecelakaan di depan Gedung DPR/MPR RI menunjukkan bahwa satu insiden dapat menimbulkan dampak berantai, mulai dari kerusakan kendaraan dan tumpahan muatan hingga terganggunya mobilitas masyarakat. Penanganan yang cepat, kewaspadaan pengemudi, dan penerapan prosedur keselamatan menjadi faktor penting untuk mengurangi risiko kecelakaan serta memulihkan kelancaran lalu lintas.

Related posts

H-2 Tahun Baru: 62 Ribu Kendaraan Belum Tinggalkan Bali

Dolirena

Kemarau Picu Krisis Air Bersih, 10 Desa di Purbalingga Mulai Terdampak Kekeringan

dewapbn

Moge Tabrak Ojol di Senayan Saat Sunmori, Kecepatan dan Aksi Berisiko Jadi Sorotan

dewapbn