Berita

Syahrini Bikin Pestapora 2026 Makin Meriah, Ternyata Ada Sentuhan David Nurbianto

Nama Syahrini kembali menjadi perbincangan setelah tampil di Pestapora 2026. Kehadiran penyanyi yang akrab disapa Incess tersebut menjadi salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian dalam festival musik yang digelar di Jakarta.

Syahrini tampil pada hari ketiga Pestapora 2026, Minggu, 27 September 2026. Bukan sekadar kembali ke panggung setelah cukup lama vakum, ia juga berhasil membuat penonton terhibur lewat berbagai aksi spontan, pantun, jargon, hingga celetukan yang menjadi ciri khasnya.

Sejumlah video penampilannya kemudian ramai beredar di media sosial. Banyak warganet menilai Syahrini mampu menghidupkan suasana dengan gaya komunikasi yang jenaka dan terasa natural.

Namun, di balik berbagai momen lucu tersebut ternyata ada proses kreatif yang cukup serius. Komika David Nurbianto diketahui ikut membantu mempersiapkan materi komedi dan interaksi Syahrini dengan penonton sebagai comedy consultant.

Keterlibatan David membuat publik mengetahui bahwa sebagian materi dalam penampilan Syahrini ternyata telah dipersiapkan agar tetap menghibur tanpa menghilangkan karakter khas sang penyanyi.

Datang dengan Kuda Putih Sebelum Naik Panggung

Syahrini sebenarnya sudah menarik perhatian sebelum jadwal tampilnya tiba. Sehari sebelum penampilannya, tepatnya Sabtu, 26 September 2026, ia terlihat datang ke kawasan festival dengan menunggangi kuda putih.

Kehadiran tersebut tentu langsung menjadi pusat perhatian pengunjung. Syahrini tampil dengan gaya glamor yang selama ini melekat pada dirinya. Kuda yang ditungganginya juga dituntun oleh seseorang yang terlihat seperti pengawal.

Aksi tersebut seolah menjadi pembuka sebelum penampilan utamanya pada hari berikutnya.

Pada Minggu sore, Syahrini kemudian tampil sekitar pukul 18.20 WIB. Ia muncul dari bawah panggung dengan mengenakan hijab serta busana serba hitam.

Sejumlah lagu populer dibawakan untuk menghibur penonton, termasuk “Sesuatu”, “Seperti Itu?”, dan “Aku Tak Biasa”. Ia juga membawakan lagu terbarunya, “Kau Yang Utama”.

Suasana semakin meriah ketika Syahrini berkolaborasi dengan Adrian Khalif dan NPD.

Meski begitu, bagian yang paling banyak dibicarakan bukan hanya penampilan musiknya. Interaksi Syahrini dengan penonton justru menjadi salah satu daya tarik terbesar.

Ada Deklarasi “Partai Inces Indonesia”

Salah satu aksi yang mengundang tawa adalah ketika Syahrini secara bercanda membuat sebuah partai bernama PII atau Partai Inces Indonesia.

Tidak berhenti pada nama, Syahrini bahkan memukul gong sebagai bagian dari aksi tersebut. Adrian Khalif dan personel NPD kemudian disebut sebagai kader dari “partai” yang dibuat secara spontan itu.

Gaya seperti ini memang sangat identik dengan persona Syahrini. Ia mampu menggabungkan jargon, permainan kata, dan respons terhadap suasana sekitar menjadi materi hiburan.

Momen lainnya terjadi ketika Syahrini membagikan kaus kepada penonton. Kaus tersebut disebut berisi uang dolar Amerika Serikat sehingga aksinya kemudian dianggap sebagai bentuk saweran dengan cara yang tidak biasa.

Reino Barack, suami Syahrini yang berada di area penonton, juga tidak luput dari bahan candaan. Berbagai pantun dan jargon khas sang penyanyi semakin membuat interaksi dengan penonton terasa dekat.

Berbagai potongan aksi tersebut kemudian beredar luas di media sosial dan menjadi salah satu bahan pembicaraan setelah Pestapora berakhir.

David Nurbianto Ternyata Terlibat di Balik Layar

Kelucuan yang muncul di atas panggung ternyata tidak sepenuhnya lahir secara spontan. David Nurbianto diketahui berperan sebagai comedy consultant dalam persiapan penampilan Syahrini.

Informasi tersebut pertama kali dibicarakan David ketika menjadi bintang tamu dalam Podkesan Cur yang tayang pada 30 September 2026. Saat rekaman dilakukan, identitas musisi yang dibantu David belum disebutkan.

David hanya memberikan petunjuk bahwa dirinya sedang membantu seorang musisi besar yang akan kembali tampil setelah sekitar tujuh tahun vakum. Setelah Syahrini tampil di Pestapora, publik kemudian mengetahui siapa sosok yang dimaksud.

Menariknya, David bukan komika pertama yang dihubungi untuk proyek tersebut. Tim Syahrini sebelumnya disebut lebih dulu menawarkan pekerjaan itu kepada Awwe dari Podcast Seminggu. Karena Awwe berhalangan, tawaran tersebut kemudian diteruskan kepada David.

Bagi David, proyek ini juga cukup berbeda dari pekerjaan sebelumnya. Ia pernah membantu sebagai konsultan komedi dalam produksi film dan iklan, tetapi menjadi konsultan untuk sebuah pertunjukan musik merupakan pengalaman baru.

Bukan Sekadar Menulis Lelucon

Tugas David dalam persiapan penampilan Syahrini ternyata tidak hanya membuat lelucon. Ia membantu menyusun pola interaksi antara Syahrini dan penonton agar bagian komedi tetap sesuai dengan karakter penyanyi tersebut.

Prosesnya dilakukan melalui beberapa kali pertemuan. Mereka membicarakan gaya komunikasi, pilihan kata, isu yang sedang ramai, serta cara menyampaikan materi supaya terdengar natural ketika dibawakan Syahrini.

David juga membantu memperbarui referensi yang mungkin relevan dengan kondisi dunia hiburan setelah Syahrini cukup lama tidak tampil.

Namun, David tidak menganggap seluruh kelucuan Syahrini sebagai hasil karyanya. Menurutnya, Syahrini sudah mempunyai karakter komedi yang kuat sejak lama.

Gaya bicara, ekspresi, pemilihan kata, hingga kemampuannya merespons situasi sudah menjadi bagian dari persona Syahrini yang dikenal publik.

Karena itu, David lebih berperan sebagai rekan diskusi yang memberikan sudut pandang tambahan dan membantu mengarahkan materi agar lebih relevan.

Syahrini Disebut Sangat Detail Mempersiapkan Penampilan

David juga mengungkapkan kekagumannya terhadap profesionalisme Syahrini. Menurutnya, sang penyanyi cukup detail ketika mempersiapkan penampilan.

Hal tersebut menunjukkan bahwa aksi yang terlihat spontan di depan penonton sebenarnya bisa melalui proses persiapan yang cukup panjang.

Keterlibatan David juga baru diketahui publik setelah informasi mengenai proyek tersebut mulai muncul. Sebelumnya, tidak banyak yang mengetahui bahwa ada comedy consultant yang ikut membantu penampilan Syahrini.

David bahkan sempat membagikan kegembiraannya melalui X pada malam penampilan Syahrini. Ia menggambarkan proses persiapannya sebagai sesuatu yang cukup riuh, tetapi pada akhirnya menghasilkan pertunjukan yang memuaskan.

Baca Juga; Kejagung Pamerkan Uang Rp 13,2 Triliun

Syahrini Akhirnya Tampil Setelah Diajak Sejak 2022

Penampilan Syahrini di Pestapora 2026 ternyata juga merupakan hasil dari penantian panjang penyelenggara. Festival Director Pestapora, Kiki Aulia Ucup, mengungkapkan bahwa dirinya sudah mengajak Syahrini tampil sejak 2022.

Namun, ajakan tersebut baru memperoleh respons positif beberapa tahun kemudian. Kesepakatan menghadirkan Syahrini disebut baru mendapatkan lampu hijau sekitar Mei atau Juni 2026.

Pestapora 2026 sendiri berlangsung pada 25–27 September 2026 di Gambir Expo dan Hall D2 JIExpo Kemayoran, Jakarta. Festival tersebut menghadirkan musisi dari berbagai generasi, termasuk Sheila on 7 serta Rhoma Irama & Soneta.

Di tengah deretan nama besar tersebut, Syahrini tetap berhasil menciptakan momen yang berbeda. Comeback-nya bukan hanya menawarkan nostalgia melalui lagu-lagu populer, tetapi juga menghadirkan hiburan dari interaksi dengan penonton.

Kolaborasi bersama David Nurbianto akhirnya memperlihatkan bahwa unsur komedi dalam sebuah pertunjukan musik dapat dipersiapkan secara matang. David membantu merancang dan menyegarkan materi, sedangkan Syahrini tetap membawa persona yang selama ini menjadi ciri khasnya.

Hasilnya, penampilan Syahrini di Pestapora 2026 tidak hanya menjadi panggung musik, tetapi juga menghasilkan berbagai momen lucu yang terus dibicarakan setelah festival selesai.

Related posts

Nelayan Terjebak Erupsi Anak Krakatau, Takbir Mengiringi Upaya Menjauh dari Hujan Material

dewapbn

Cha Eun-woo Dikabarkan Jadi Kandidat Pemeran Utama Spin-Off Bon Appetit, Your Majesty

dewapbn

Kasus Konten Vape Bigmo Masih Bergulir, Polisi Dalami Dugaan Pelibatan Anak hingga Komdigi Tegur YouTube

dewapbn